Malapetakaku
Kala ini ekspresiku murung tanpa adanya sorai senyuman nampak di batinku, hanya karna semua memoriku seakan terulang kembali dikala aku belum dapat menentukan apa itu cinta dan suka. mempermainkan perasaan namun sukar untuk mencurahkannya adalah rasa penyesalan yang saat ini kurasakan. Semua ini mungkin tak akan terjadi jikalau aku berani serta nekat untuk mengungkapkan semua isi hatiku dan pikiranku, walau dikala itu mungkin diriku belum mendapatkan sebuah validasi dari semua orang tentang kejelasan sebuah usia, walau sekarang mungkin hanya bisa menjadi bahan cemooh dan canda belaka bagi siapa saja yang ku ceritakan tentang masa itu, bagai sebuah dongeng percintaan antara Peterpan dengan Nancy Spungen, namun aku yakin dia adalah rasa perdana, mungkin saat itu aku hanya berbincang dan bercanda gurau bersamamu seusai aktivitas kita di Hogwarts, aku tau kamu ingin sekali masuk Slytherin tapi aku yakin professor Snape kurang suka kepadamu karena parasmu terlalu sempurna dan alunan nada bi...